^Back To Top

logo

Pengunjung

Today86
Yesterday154
Week575
Month4071
All73791

Powered by Kubik-Rubik.de

Link Terkait

Polling

Menurut anda apa yang perlu ditingkatkan dari kinerja Kejaksaan?

Pelayanan Aparat Kejaksaan - 0%
Penanganan Perkara - 0%
Pengembalian Kerugian Negara - 0%
Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: 28 Dec 2015 - 04:06
BERBURU RUMAH MAKAN INDONESIA DI TIONGKOK

BERBURU RUMAH MAKAN INDONESIA DI TIONGKOK

Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International ...

MENGUNJUNGI MASJID JUJUKAN PRESIDEN RI DI BEIJING

MENGUNJUNGI MASJID JUJUKAN PRESIDEN RI DI BEIJING

Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International ...

BERGURU TILANG CCTV DI BEIJING

BERGURU TILANG CCTV DI BEIJING

     Pada 11-15 September 2017 ini saya mendapat kesempatan berkunjung ke Beijing, Tion...

EFEK TILANG CCTV, BANJIR UNDANGAN LIVE

EFEK TILANG CCTV, BANJIR UNDANGAN LIVE

 Sejak akhir Agustus 2017 lalu, selama dua pekan, saya mendapat tambahan job baru. Tampil...

Kejaksaan Negeri Surabaya menjadi "bintang" dalam penutupan Rakernas Kejaksaan tahun 2016  di Novotel Bogor hari ini (25/11). Pasalnya Kejari yang dipimpin Didik Farkhan itu merupakan satu-satunya Kejari yang mendapat dua penghargaan sekaligus dari Jaksa Agung.

 

 

     Penghargaan pertama, mendapat peringkat I sebagai Kejaksaan Negeri tipe A dalam Optimalisasi Kinerja Penanganan Perkara Korupsi. Penghargaan kedua, mendapat peringkat II dalam inovasi pelayanan publik.

 

     Untuk kinerja penanganan korupsi Kejari Surabaya selama Januari-Oktober telah menuntaskan Penyidikan sebanyak 19 perkara. Lalu Penuntutan telah membawa 48 perkara ke Pengadilan. Lalu telah mengembalikan uang negara lebih dari Rp 4

Milyar.

 

     Sementara peringkat kedua penanganan perkara korupsi disabet Kejari Sidoarjo. Jumlah perkara yang ditangani Kejari yang dipimpin Sunarto itu sama dengan Kejari Surabaya sebanyak 19 penyidikan. Namun Sidoarjo kalah dalam penuntutan.

 

     Peringkat ketiga kinerja penanganan perkara korupsi diraih Kejari Jakarta Selatan. Kejari yang dipimpin Sarjono Turin mantan Jaksa KPK itu telah menuntaskan 11 Penyidikan.

 

     Sedangkan untuk inovasi pelayanan publik, program andalan Siap Antar Tilang ke Rumah dengan Cepat (Si Anti Ribet) dan drive thru tilang Kejari Surabaya mendapat peringkat II. Peringkat I diraih Kejati Jawa Barat yang membuat sistem manajemen perkara dan Perpustakaan online

 

     Khusus penghargaan inovasi pelayanan publik ini merupakan pertama kali penghargaan yang diberikan Jaksa Agung. Pelaksanaan penilaian dilakukan tim khusus dari Menpan dan RB yang datang ke stand pameran unit kerja Kejati dan Kejari di arena Rakernas.

 

     Seperti diketahui untuk meningkatkan pelayanan publik dan agar tercipta sistem kerja yang bebas pungli beberapa Kejati dan Kejari telah membuat progam dalam bentuk layanan atau aplikasi.  Unit kerja yang memiliki program itu kemarin diundang  panitia Rakernas yang bekerjasama dengan Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) untuk ikut pameran di arena Rakernas. (DF)

 

 

 

Copyrigcht © 2016 Kejaksaan Negeri Surabaya