^Back To Top

logo

Pengunjung

Today127
Yesterday96
Week127
Month1323
All80203

Powered by Kubik-Rubik.de

Link Terkait

Polling

Menurut anda apa yang perlu ditingkatkan dari kinerja Kejaksaan?

Pelayanan Aparat Kejaksaan - 0%
Penanganan Perkara - 0%
Pengembalian Kerugian Negara - 0%
Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: 28 Dec 2015 - 04:06
PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL (HAKI) TAHUN 2017 KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA

PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL (HAKI) TAHUN 2017 KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA

Pada hari Jumat tanggal 8 Desember 2017 Kejaksaan Negeri Surabaya melaksanakan upacara per...

Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Surabaya menerima penghargaan dari Walikota Surabaya

Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Surabaya menerima penghargaan dari Walikota Surabaya

Pada hari Jum`at tanggal 10 Nopember 2017 bertempat di Kantor Walikota Surabaya, Tim Penga...

Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan ke-72 Kejari Surabaya

Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan ke-72 Kejari Surabaya

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2017 Kejaksaan Negeri Surabaya melak...

BERBURU RUMAH MAKAN INDONESIA DI TIONGKOK

BERBURU RUMAH MAKAN INDONESIA DI TIONGKOK

Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International ...

Kejaksaan Negeri Surabaya menjadi "bintang" dalam penutupan Rakernas Kejaksaan tahun 2016  di Novotel Bogor hari ini (25/11). Pasalnya Kejari yang dipimpin Didik Farkhan itu merupakan satu-satunya Kejari yang mendapat dua penghargaan sekaligus dari Jaksa Agung.

 

 

     Penghargaan pertama, mendapat peringkat I sebagai Kejaksaan Negeri tipe A dalam Optimalisasi Kinerja Penanganan Perkara Korupsi. Penghargaan kedua, mendapat peringkat II dalam inovasi pelayanan publik.

 

     Untuk kinerja penanganan korupsi Kejari Surabaya selama Januari-Oktober telah menuntaskan Penyidikan sebanyak 19 perkara. Lalu Penuntutan telah membawa 48 perkara ke Pengadilan. Lalu telah mengembalikan uang negara lebih dari Rp 4

Milyar.

 

     Sementara peringkat kedua penanganan perkara korupsi disabet Kejari Sidoarjo. Jumlah perkara yang ditangani Kejari yang dipimpin Sunarto itu sama dengan Kejari Surabaya sebanyak 19 penyidikan. Namun Sidoarjo kalah dalam penuntutan.

 

     Peringkat ketiga kinerja penanganan perkara korupsi diraih Kejari Jakarta Selatan. Kejari yang dipimpin Sarjono Turin mantan Jaksa KPK itu telah menuntaskan 11 Penyidikan.

 

     Sedangkan untuk inovasi pelayanan publik, program andalan Siap Antar Tilang ke Rumah dengan Cepat (Si Anti Ribet) dan drive thru tilang Kejari Surabaya mendapat peringkat II. Peringkat I diraih Kejati Jawa Barat yang membuat sistem manajemen perkara dan Perpustakaan online

 

     Khusus penghargaan inovasi pelayanan publik ini merupakan pertama kali penghargaan yang diberikan Jaksa Agung. Pelaksanaan penilaian dilakukan tim khusus dari Menpan dan RB yang datang ke stand pameran unit kerja Kejati dan Kejari di arena Rakernas.

 

     Seperti diketahui untuk meningkatkan pelayanan publik dan agar tercipta sistem kerja yang bebas pungli beberapa Kejati dan Kejari telah membuat progam dalam bentuk layanan atau aplikasi.  Unit kerja yang memiliki program itu kemarin diundang  panitia Rakernas yang bekerjasama dengan Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) untuk ikut pameran di arena Rakernas. (DF)

 

 

 

Copyrigcht © 2016 Kejaksaan Negeri Surabaya