^Back To Top

logo

Pengunjung

Today127
Yesterday96
Week127
Month1323
All80203

Powered by Kubik-Rubik.de

Link Terkait

Polling

Menurut anda apa yang perlu ditingkatkan dari kinerja Kejaksaan?

Pelayanan Aparat Kejaksaan - 0%
Penanganan Perkara - 0%
Pengembalian Kerugian Negara - 0%
Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: 28 Dec 2015 - 04:06
PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL (HAKI) TAHUN 2017 KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA

PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL (HAKI) TAHUN 2017 KEJAKSAAN NEGERI SURABAYA

Pada hari Jumat tanggal 8 Desember 2017 Kejaksaan Negeri Surabaya melaksanakan upacara per...

Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Surabaya menerima penghargaan dari Walikota Surabaya

Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Surabaya menerima penghargaan dari Walikota Surabaya

Pada hari Jum`at tanggal 10 Nopember 2017 bertempat di Kantor Walikota Surabaya, Tim Penga...

Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan ke-72 Kejari Surabaya

Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan ke-72 Kejari Surabaya

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2017 Kejaksaan Negeri Surabaya melak...

BERBURU RUMAH MAKAN INDONESIA DI TIONGKOK

BERBURU RUMAH MAKAN INDONESIA DI TIONGKOK

Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International ...

Mesin fax di Kantor siang itu, 21 Agustus 2017 berdering.  Sebuah surat perintah dari Jaksa Agung Muda Pembinaan diterima untuk Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya. Isinya agar Kejari Surabaya ikut sebagai peserta pameran gerakan revolusi mental, Indonesia melayani di Surakarta, 25-27 Agustus 2017 yang akan dibuka Presiden Joko Widodo.

 

 

     Setelah menerima Surat Perintah itu segera saya kumpulkan semua Kasi. Rapat mendadak. "Ini kita mendapat amanah dari pimpinan dipercaya mewakili kejaksaan dalam pameran inovasi pelayanan publik. Kita harus tampil maksimal,"kata saya saat membuka rapat.

 

 

 

     Kemudian saya tawarkan apakah selain pelayanan door to door, delivery tilang Si Anti Ribet  dan Drive thru tilang apakah ada ide baru yang bisa ditampilkan saat pameran?

 

 

     Semua peserta rapat diam. Mungkin semua lagi membatin inovasi apalagi ya. Tampak dari raut muka mereka lagi berpikir. Karena semua diam,  saya pancing Kasi Pidum Didik Adyotomo.

 

 

     "Dulu Kasi Pidum punya ide pinjam barang bukti online dan aplikasi ambil tilang via android layaknya beli tiket online apa bisa segera diwujudkan," kata saya bertanya.

 

 

     Kasi Pidum yang akrab dipanggil Dadit langsung angkat bicara. Dia menyampaikan bila sudah pernah diskusi sama Bagus, Kasi Pidum Situbondo dan teman di Daskrimti Kejagung bernama Desyka yang ahli IT.  "Saya hubungi mereka sekarang Pak,"jelasnya.

 

 

     Rupanya pancingan saya berhasil. Kasi Pidum segera menghubungi mereka. Hasilnya, mereka sepakat bertemu di Kejari Surabaya, Rabu, 23 Agustus 2017. Karena untuk mewujudkan aplikasi ini perlu dukungan BRI, saya pun langsung kontak Pinca BRI Manukan Bu Nur Azza.

 

 

     Intinya BRI cabang Manukan sangat mendukung. Bahkan akan mengundang  tim IT Kanwil BRI Jatim untuk ikut rapat pada pertemuan mendatang.

 

 

     Hari berganti, tibalah saatnya rapat yang dihadiri tim BRI. Mereka hadir lengkap mulai dari divisi IT, E-commerce dan dari Cabang Manukan. Segera Saya sampaikan ide membuat aplikasi ambil tilang semudah beli tiket online.

 

 

     Setelah melalui diskusi ringan, semua sepakat dan bisa dibuat aplikasinya. Tim IT siap. BRI siap mendukung. Saat itu saya usul agar aplikasai itu diberi nama ambiltilang.com. semua setuju. Ok deal.

 

 

     Tidak pakai lama, duet tim IT  Desyka sama Bagus langsung bekerja di ruang rapat saya. Entah apa yang diketik. Saya hanya bisa melihat mereka pakai coding-coding ala bahasa program. Saya tidak paham babar blas (sama sekali). Mereka bekerja sampai malam. "Target kami malam ini harus tuntas,"kata mereka.

 

 

     Tengah malam tim IT menelpon saya. Melapor bila aplikasi sudah selesai. Tinggal diconnectkan dengan BRI. "Besok pagi siap dilaunching pak,"kata Bagus lantang.

 

 

     Jadi aplikasi ambil ambililang.com rencana ke depan dapat diunduh juga dari play store. Yaitu versi App disamping versi web. mekanisme layanan mirip saat kita beli tiket via traveloka atau layanan online lainnya.

 

 

     "Jadi cukup pencet aplikasi ambiltilang.com akan muncul pilihan nama kota, lalu mengisi form nama atau no tilang, lalu ada pilihan diambil sendiri atau pilihan delivery. Baru menu bayar bisa melalui transfer, ATM maupun internet banking. Validasi bukti pembayaran akan dikirim via email atau SMS,"jelas Bagus.

 

 

     Aplikasi ambiltilang.com ini, sebenarnya sifatnya melengkapi pelayanan tilang Kejari Surabaya sebelumnya. Seperti diketahui proses pengambilan tilang di Kejaksaan Negeri Surabaya sejak awal tahun 2017 lalu sudah sangat transparan dan efektif. Warga yang kena tilang cukup melakukan langkah 3 M.

 

 

     M yang pertama adalah Melihat. Yaitu melihat besaran denda yang diputus Hakim Pengadilan Negeri Surabaya di website: pn.surabaya.go.id atau kejari-surabaya.go.id.

 

 

      Lalu M yang kedua adalah membayar. Pembayaran dapat dilakukan di bank manapun ke rekening: tilang kejari Surabaya di BRI norek: 2030.01.000109.30.8.

 

 

     Untuk memudahkan pembayaran, saat ini BRI juga terintregasi membuka loket di ruang pelayanan tilang Kejari Surabaya. Biar jadi one stop service.

 

 

     Kemudian M ketiga adalah mengambil. Dengan menyerahkan bukti bayar dari bank kepada petugas tilang Kejari Surabaya SIM atau STNK anda akan diserahkan.

 

 

     Kembali ke aplikasi ambiltilang.com pada menu pilihan delivery nanti langsung akan terhubung dengan WA layanan Si Anti Tibet di Nomor: 08585.1996.000. Pelanggar tinggal mengirim foto surat tilang dan alamat, STNK/SIM  akan dikirim ke rumah. Bayar denda plus ongkos ojek bisa dibayar di tempat. Mirip layanan Go Food.

 

 

     Setelah aplikasi ini siap, pertanyaan terakhir kapan akan dilaunching? Dengan tegas saya katakan waktu yang tepat launching adalah saat pameran inovasi di solo. Momennya tepat.

 

 

      Bila Drive thru tilang dulu launchingnya saat setelah upacara hari pahlawan oleh Bu Risma, wali kota Surabaya, maka ambiltilang.com akan dilaunching saat pameran inovasi di Solo.

 

 

     Kata Bagus dan Desyka, "Wow....keren...pak". Jujur saat itu harapan saya semoga pak Presiden Jokowi jadi hadir. Tetapi pak Presiden ada agenda lain dan  pameran dibuka oleh Ibu menteri Kemenko PMK RI Puan Maharani. (Kang DF)

Copyrigcht © 2016 Kejaksaan Negeri Surabaya