Penandatanganan Surat Ketetapan Penghentian Penuntuan SKPP dalam rangka penghentian perkara berdasarkan sistem keadilan restoratif restorative justice

Penandatanganan Surat Ketetapan Penghentian Penuntuan SKPP dalam rangka penghentian perkara berdasarkan sistem keadilan restoratif restorative justice

Pada hari Kamis 13 Januari 2022 dan disaksikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, dan Kepala Seksi Intelijen telah dilaksanakan penandatanganan Surat Ketetapan Penghentian Penuntuan (SKPP) dalam rangka penghentian perkara berdasarkan sistem keadilan restoratif (restorative justice) atas nama tersangka ETIK PURWADIATI BINTI EDI SUMARYOTO.

Upaya perdamaian antara tersangka dengan korban dilakukan pada hari Senin 3 Januari 2022 bertempat di Kejaksaan Negeri Surabaya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggraini, S.H. dimana JPU menjelaskan maksud dan tujuan dari proses perdamaian, konsekuensi apabila para pihak menyetujui atau tidak menyetujui termasuk jangka waktu proses perdamaian. Setelah JPU menawarkan proses perdamaian, kedua belah pihak menyetujui proses perdamaian dan sepakat melakukan perdamaian tanpa syarat dan saling memaafkan serta ditindaklanjuti dengan penandatanganan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) pada hari ini.

Dipost Oleh Super Administrator

-

Post Terkait

Tinggalkan Komentar