Restorative Justice

Restorative Justice

Pada Hari Rabu, 22 Juni 2022 bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Surabaya telah dilaksanakan penghentian penuntutan berdasarkan Restorative Justice oleh Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya dan Jaksa Penuntun Umum Kejaksaan Negeri Surabaya dalam perkara kecelakaan lalu lintas.
Kesepakatan perdamaian telah dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Surabaya dengan adanya bukti penyerahan bukti tranfer uang sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) untuk membantu biaya perbaikan 1 (satu) unit truk Box dengan No.pol L 9312 GJ oleh tersangka kepada saksi korban.
Dan bahwa tersangka merupakan kepala rumah tangga dengan pekerjaan sebagai sopir yang memiliki istri tidak bekerja dan 1 (Satu) orang anak yang berusia 17 (tujuh belas) tahun yang saat ini masih sekolah kelas 2 SMA, dengan upah/gaji yang diterima oleh tersangka sebagai sopir tidak menentu antara Rp. 75.000,- s/d Rp.100.000,- untuk setiap pengiriman yang dilakukan oleh tersangka dengan maksimal pendapatan yang diterima sebesar Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) setiap bulannya.
.
.
.
@kejaksaan.ri
@kejatijatim

Dipost Oleh Super Administrator

-

Post Terkait

Tinggalkan Komentar